Melatih Kemampuan Lari (sprint) dalam Sepakbola

melatih sprint sepakbola

Bagi para pencinta bola, berita bola terbaru selalu menarik untuk di simak, apalagi jika membahas cara latihan para pemain yang sangat ketat. Salah satu latihan fisik yang dilakukan pemain sepakbola adalah sprint atau lari cepat. Dalam bermain sepak bola, kecepatan lari sangatlah dibutuhkan. Hal tersebut tentu saja karena pemain harus menggiring bola dengan kecepatan yang baik agar bisa menghasilkan kemenangan. Sprint sendiri adalah lari pada waktu yang singkat dan kecepatan tinggi.

1. Peregangan dinamik
Sama halnya dengan latihan lari sprint biasa, di dunia sepak bola pun pemain melakukan peregangan dinamik. Latihan ini sangat penting untuk menghindarkan Anda dari risiko cidera. Peregangan dinamik dapat membuat kecepatan waktu lari pemain semakin meningkat. Meskipun demikian, peregangan dinamik tidak boleh dilakukan asal-asalan. Karena jika salah atau berlebihan, gerakan ini akan membuat cidera pada kaki. Anda juga akan cepat lemah sehingga performa akan berkurang.

2. Lari kecil di trek lari
Agar latihan lari sprint bisa dilakukan dengan baik, pesepakbola akan berlatih di trek lari yang menandai. Trek lari mempunyai penanda jarak. Jadi pemain bisa dengan mudah mengetahui waktu dan jarak tempuh saat berlatih lari sprint. Trek yang bagus juga meminimalisir adanya benturan yang menyebabkan cidera pada kaki. Sebagai permulaan, pemain akan lari-lari kecil terlebih dahulu. Berita bola seringkali membahas mengenai pemain bola dan trek yang dijadikan sebagai tempat berlatih.

3. Sprint bertahap
Setelah lari-lari kecil, pemain akan mulai melakukan sprint awal pada intensitas 70%. Lari sprint tidak boleh dilakukan langsung dengan tenaga besar di awal karena sangat berisiko membuat pemain mengalami cidera. Pada tahapan selanjutnya, intensitas bisa ditingkatkan menjadi 80%. Terakhir adalah intensitas full. Dengan melakukan sprint secara bertahap, maka otot dan sendi tidak akan begitu terasa nyeri setelah pemain melakukan sprint. Dalam latihan, pemain tidak boleh terlalu sering berlari. Karena hal tersebut dapat membuat risiko cidera semakin besar. Hal tersebut tentunya tidak akan baik karena bisa menyebabkan permainan bola menjadi terganggu. Jika sudah sering berlatih, Anda bisa meningkatkan intensitas dan kecepatan lari sprint.

4. Teknik Lari Sprint
Tak hanya berlatih kekuatan, Anda juga harus bisa memperbaiki posisi dan teknik dalam berlari. Teknik yang baik tentunya akan mempengaruhi kecepatan sprint pemain sepak bola. Teknik sprint salah satunya adalah memperbanyak langkah. Selain itu, gerakan lengan, pernapasan dan gerakan kaki juga menjadi bagian dari teknik sprint.

Dalam latihan lari sprint, pemain bola memang harus berlatih dengan baik. Teknik lari dan teknis pernapasan juga harus diperhatikan agar pemain bisa lari dengan cepat. Berita bola kali ini sangat menarik bukan?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *